Sandwich Raksasa Max’s Steaks: Bintang Film yang Gak Pernah Mau Pindah ke Hollywood
Sandwich Raksasa Max’s Steaks: Bintang Film yang Gak Pernah Mau Pindah ke Hollywood
Max’s Steaks. Mendengar namanya saja sudah tercium aroma daging sapi panggang dan keju yang meleleh. Ini bukan sekadar tempat makan cheesesteak biasa di Philadelphia; ini adalah monumen abadi yang menolak tunduk pada ketenaran dan hiruk pikuk turis di pusat kota. Jika Anda mencari cheesesteak dengan porsi yang menjamin Anda kenyang sampai akhir pekan, sambil ingin menelusuri sedikit History (sejarah) dan kehebohan In Media, Max’s adalah tempat yang wajib Anda kunjungi.
History Kocak Max’s: Lahir dari Obsesi Cheesesteak
Max’s Steaks didirikan pada tahun 1994 oleh Chuck Weiner di Germantown Avenue, North Philadelphia. History mencatat, ide gila ini muncul saat Chuck sedang makan siang di seberang Jim’s South Street yang selalu ramai. Melihat antrean mengular, Chuck sepertinya berpikir, «Kenapa tidak buat saja tandingan di North Philly? Tapi… cheesesteak-nya harus super besar!»
Maka lahirlah Max’s, yang langsung terkenal dengan cheesesteak utuhnya, yang oleh penduduk lokal sering dijuluki «Giant» karena panjangnya bisa mencapai dua https://www.bauhiniarestaurant.com/ kaki alias 60 sentimeter! Konon, memesan satu porsi utuh itu sama saja dengan menyatakan perang terhadap diet dan seluruh sendi celana Anda. Tapi siapa peduli, ini adalah cheesesteak terbuat dari 100% sirloin (menurut neon sign mereka yang ikonik), bukan daging ‘misterius’ yang bikin Anda berteka-teki.
Lokasi Max’s yang jauh dari keramaian turis utama Philadelphia justru menjadi daya tarik tersendiri bagi penduduk lokal, selebriti, dan food reviewer yang mencari keaslian. Tempat ini bahkan terhubung dengan bar bernama Eagle Bar, yang berarti Anda bisa menikmati cheesesteak raksasa sambil menyesap bir atau minuman lain. Sebuah kombinasi yang sempurna antara «surga perut» dan «surga tenggorokan»! History Max’s adalah bukti bahwa Anda tidak perlu berada di lokasi paling fancy untuk menjadi yang terbaik; cukup sajikan makanan yang jujur, enak, dan porsinya seolah Anda baru bangun dari puasa tiga hari.
Bintang Layar Lebar: Ketenaran In Media yang Tetap Membumi
Meskipun letaknya agak tersembunyi dari pandangan turis, Max’s Steaks punya fans berat di kalangan Hollywood. Ya, kedai cheesesteak ini mendadak jadi bintang layar lebar! Ketenaran Max’s benar-benar meledak berkat perannya In Media, terutama di franchise film tinju legendaris.
Max’s Steaks muncul sebagai lokasi syuting dalam film Creed (2015) dan sekuelnya, Creed II. Ingat adegan kencan pertama yang memorable antara Adonis Creed (Michael B. Jordan) dan Bianca (Tessa Thompson)? Mereka ngedate-nya bukan di kafe mewah, melainkan di dalam Eagle Bar yang terhubung dengan Max’s, sambil menyantap cheesesteak. Pemilihan lokasi ini menunjukkan upaya serius sutradara untuk menyajikan Philadelphia yang otentik, bukan hanya lokasi klise yang itu-itu saja. Max’s enggak hanya tampil, tapi dia menjadi «jawn» (kata slang Philly untuk «sesuatu» atau «barang») yang mewakili vibe kota.
Selain di Creed, Max’s juga sempat muncul di serial TV populer This Is Us dalam episode «The Dinner and the Date.» Kehadiran In Media ini membuat para penggemar film dan serial dari seluruh dunia penasaran, yang sayangnya (atau untungnya bagi warga lokal), tidak serta-merta membuat Max’s kebanjiran turis seperti pesaingnya yang lebih sentral.
Max’s Steaks tetap menjadi cheesesteak legendaris yang menolak untuk berlagak sok glamour. Dindingnya tetap dihiasi poster-poster lama, antreannya tetap jujur, dan para pelayannya tetap melayani dengan santai. Ketenaran In Media tidak mengubah History dan karakternya: ia adalah cheesesteak yang selalu ada untuk warga North Philly, yang sesekali disorot kamera, dan selalu siap menantang Anda untuk menghabiskan satu porsi «Giant» sendirian. Siap mencoba?
Ответить
Want to join the discussion?Feel free to contribute!